Ayo,daftar atau login agar bisa berteman dan berdiskusi.. bigrin Tenang,tidak perlu cek email untuk link aktivasi,kok! Jadi,setelah registrasi,anda bisa langsung memakai ID baru anda!

1.}bagi member baru yang tidak pernah online/posting akan di hapus

2.}member baru setiap hari harus online

3.}jgn lupa share website forum kita



 
Kampungkapul™IndeksRadioBlogCalendarFAQPencarianAnggotaGroupLoginPendaftaran
Bagi user Kampung Kapul [maupun pendatang] yang ingin menjadi moderator silahkan klik link ini :)

Share | 
 

 Anak gunung krakatau kembali aktif

Go down 
PengirimMessage
Yoroi Shiran
Administrator
Administrator
avatar

Jumlah posting : 1348
Poin ane Poin ane : 979
Reputasi Reputasi : 42
Join date : 29.04.11
Age : 19
Lokasi : ngaskus & ngampul
Indonesia
Female

PostSubyek: Anak gunung krakatau kembali aktif   Sun 23 Oct 2011 - 14:00

Waspada terus,ngah!! bencana silih berganti melanda negeri tercinta ini duka

Quote :
Kegempaan Vulkanik Anak Krakatau Capai 246 Kali
Selasa, 22 Pebruari 2011 20:03 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,SERANG - Kegempaan vulkanik Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda sepanjang Selasa (22/2) mencapai 246 kali. Kondisinya masih dinyatakan status "waspada" atau level II.

"Selama ini aktivitas vulkanik Anak Krakatau masih berlangsung," kata Kepala Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau, Anton S Pambudi, di Cinangka, Selasa (22/2).

Anton menjelaskan pihaknya hingga kini terus melakukan pemantauan aktivitas vulkanik kegempaan Anak Krakatau menyusul ditetapkannya sebagai status waspada tersebut. Berdasarkan hasil rekaman alat Seismograf di Pos Pemantau Pasauran, Cinangka, kegempaan vulkanik sebanyak 246 kali. Dari 729 kali gempa di antaranya vulkanik dalam (VA) 16 kali, gempa vulkanik dangkal (VB) 109 kali, letusan empat kali, tremor letusan enam kali, dan hembusan 101 kali.

Menurut Anton, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Bandung, Jawa Barat, mengimbau nelayan maupun warga dilarang mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. Kondisinya sangat membahayakan karena mereka bisa terkena lontaran pijar.

PVMBG hanya memberikan rekomendasi dengan radius dua kilometer dari titik letusan tersebut. "Jika mendekati kawasan Anak Krakatau dan terkena lontaran bebatuan pijar lava yang suhunya mencapai 800 sampai 1.000 derajat Celcius itu dipastikan meninggal," katanya.

Sejumlah warga yang tinggal di pesisir pantai Anyer, Kabupaten Serang, mengaku selama ini mereka tetap tenang dan tidak berpengaruh terhadap aktivitas kegempaan vulkanik Anak Krakatau. "Saya seperti biasanya bekerja dan tidak takut terhadap aktivitas kegempaan Gunung Anak Krakatau," kata Ahmad Rojali, seorang nelayan Paku, Anyer.

Redaktur: Didi Purwadi
Sumber: Antara
http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/lingkungan/11/02/22/165579-kegempaan-vulkanik-anak-krakatau-capai-246-kali

Quote :
Meningkat, Gempa Vulkanik Anak Krakatau Capai Lebih 5 Ribu Kali
Sabtu, 08 Oktober 2011 20:09 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, CINANGKA - Gempa vulkanik yang terjadi pada Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terus meningkat dan hingga kini telah mencapai 5.883 dibanding hari sebelumnya 5.543 dan 5.204 kali.

"Kegempaan vulkanik yang terjadi pada Gunung Anak Krakatau pada tanggal 7 Oktober 2011 mencapai 5. 883 kali dan 6 Oktober 5.543 kali dan pada hari sebelumnya atau tanggal 5 Oktober 5. 204 kali," kata Kepala Pos Pemantau GAK di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Anton S Pambudi, Sabtu (8/10).

Dia menjelaskan, meski peningkatan kegempaan di Gung Anak Krakatu terus meningkat, namun Pusat Vulkanalogi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih menetapkan level III atau Siaga.

"Kami masih menetapkan level Gunung Anak Krakatau Siaga dan kami melarang warga atau turis untuk mendekat ke lokasi kegempaan pada radius dua kilometer," katanya menambahkan.

Dia menjelaskan, aktivitas Gung Anak Krakatau berstatus Siaga sejak 30 September 2011 tidak membahayakan, sepanjang warga atau siapapun mengikuti rekomendasi yang sudah dikeluarkan oleh PVMBG.

"Kami harap warga juga tidak panik, karena kegempaan yang terjadi pada Gunung Anak Krakatau, selama tidak mendekat pada radius dua kilometer tidak membahayakan," katanya menambahkan.

Sementara itu, warga di pesisir Pantai Anyer mengaku belum merasa khawatir dengan kegempaan yang terjadi terhadap Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. "Saya dan keluarga masih merasa nyaman, seperti sebelum Gunung Anak Krakatau ditetapkan kembali level III," kata warga Paku, Anyer, Doni.

Menurut Doni, keluarganya sudah terbiasa dengan kondisi kegempaan Gunung Anak Krakatau yang kembali pada level Siaga. "Alhamdulillah, selama level III status Gunung Anak Krakatau tidak terjadi hal yang menakutkan. Dan harapan kami juga pada status kali ini tidak menimbulkan hal yang mengkhawatirkan," katanya menambahkan.

Redaktur: Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber: Antara


Quote :
Metrotvnews.com, Serang: Warga dan wisatawan dilarang untuk mendekat Anak Gunung Krakatau hingga radius dua kilometer akibat masih tingginya aktivitas kegempaan sampai Rabu (19/10).

Data pos pemantauan yang berada di Desa Pasauran Cinangka, Serang, Banten, menunjukkan, Anak Gunung Krakatau mengalami kegempaan vulkanik dangkal sebanyak 6.132 kali per hari dengan embusan sebanyak 32 kali.

Hingga kini, status Anak Gunung Krakatau masih berada di posisi siaga level III. Kondisi Anak Gunung Krakatau masih sedikit tertutup kabut. Selain itu, terlihat pula kepulan asap masih membubung tinggi hingga 600-700 meter. (*)
http://www.metrotvnews.com/read/newsvideo/2011/10/19/138134/Masih-Dilarang-Mendekat-Anak-Gunung-Krakatau

Quote :
Anak Krakatau 'Marah' di Mata Warga
SABTU, 8 OKTOBER 2011, 07:47 WIB
VIVAnews -- Aktivitas Anak Krakatau sedang meningkat. Dalam satu hari, gunung itu mengalami aktivitas kegempaan ribuan kali. Warga sekitar mengaku tak terpengaruh, mereka mengaku biasa merasakan gempa tiga sampai empat kali sehari.

Meski demikian, meningkatnya aktivitas Anak Krakatau jadi bahan pembicaraan warga. Menurut mereka gunung itu kini sedang 'marah'.

Menurut Chandra, penduduk asli Desa Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan -- yang berada dalam radius paling dekat dengan Anak Krakatau -- warga di sana selalu mengaitkan peristiwa ini dengan hal-hal berbau mistis.

Misalnya saja, menurut Chandra, aktivitas gunung yang tengah bergolak ini karena gunung tengah marah. Penyebabnya, banyak pantangan yang dulu ketat diberlakukan, kini justru dilanggar.

"Misalnya saja, kalau dulu ada pantangan bagi wanita yang sedang datang bulan -- harus ada ritual izin kepada gunung kalau mau ke sana. Bahkan dulu lagi, tahun 1960-70an wanita tidak boleh ke sana sama sekali," tutur Chandra kepada VIVAnews.com.

Dulu, dia menambahkan, ada adab-adab yang harus dipatuhi saat berada di Gunung Anak Krakatau. "Kita tidak boleh berbicara keras-keras, kotor, atau mengumpat. Akibatnya bisa fatal. Tapi sekarang sudah sangat bebas. Bahkan sekarang banyak wisatawan baik lokal maupun asing yang bebas berdua-duaan laki-laki dan perempuan, bahkan dalam satu tenda," ungkapnya.

Diakui Chandra, secara turun-temurun, warga sekitar dan pemerintah setempat kerap melakukan ritual sesaji laut atau ruwat laut dan gunung setiap tahun. Ruwat laut yakni memberikan persembahan kepala kerbau yang dilemparkan kelaut. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan bagi Anak Krakatau, sekaligus pada laut.

Sebelumnya, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono mengatakan, aktivitas Anak Krakatau yang meningkat karena gunung ini sedang membangun. "Untuk jadi besar dan tinggi, ia harus terus meletus," kata dia.

Namun, masyarakat diminta tak khawatir. Akibat letusan Anak Krakatau tak akan mengulang tragedi tahun 1883 yang lalu, saat Gunung Krakatau meletus dahsyat. "Ini yang meletus anaknya, bukan ibunya."

Laporan Andry Kurniawan| Lampung
• VIVAnews
http://nasional.vivanews.com/news/read/253712--banyak-pelanggaran--anak-krakatau--marah---

merinding merinding merinding

_________________
Yoroi Shiran Salaman
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://kampungkapul.forum.st
 
Anak gunung krakatau kembali aktif
Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Black Ninja dari Gunung Putri, Bogor
» Pisikopat & MP
» [Blender] How to Cellshading
» WTA- radiator bocor kira" bisa dibenerin ga yaa?
» "ReblasL", ninin hitam-merah dari KOTA UDANG :D

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
 :: Balai - Balai :: Saung Kita-
Navigasi: